Demo di DPRD, AMPPH Desak Oknum Dewan, Kapolres dan Kasat Reskrim Palopo Dicopot


Selasa, 07/09/2021 | 18.15 WITA

Oleh: Tim HNM, Arzad


Palopo - Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Penegakan Hukum (AMPPH), mendatangi Kantor DPRD Kota Palopo dengan menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (07/09/2021).


Dalam orasinya, pendemo mendesak Partai Nasdem untuk mencopot oknum Anggota DPRD yang diduga terlibat pencurian listrik, serta menyatakan penolakan terhadap tindakan Pemerintah Kota Palopo yang akan memindahkan kantor DPRD Kota Palopo.


Dalam aksi unjuk rasa itu, mereka membakar ban, dan membentangkan spanduk yang bertuliskan 'Segel Kantor DPRD Palopo'.


Salah satu perwakilan dari  AMPPH, Yertin, yang ditemui menyatakan, mereka mendesak pihak KPK agar melakukan pengusutan terhadap sejumlah kasus dugaan korupsi di Kota Palopo, diantaranya, dugaan gratifikasi program 1000 Kandang Ayam, program Zaro Snack, Minyak Boka, serta sejumlah proyek-proyek lainnya.


"Ketika rakyat turun ke jalan, berarti ada yang salah dengan pemerintahan di daerah tersebut. Usut tuntas program Seribu Kandang Ayam, Zaro Snack, Minyak Boka, Jalan Lingkar Barat,“ ujar Yertin di sela-sela aksi.


Selain beberapa tuntutan dalam aksi itu, tak hanya menyoroti kasus dugaan pencurian listrik, serta dugaan kasus korupsi lainnya di Kota Palopo, namun massa dari AMPPH juga menuntut agar Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Palopo dicopot dari jabatannya. (*)


Previous Post Next Post