Banjir Bandang di Luwu Utara Warga: Lebih Besar dari Tahun 2020

 



Rabu 30 Agustus 2022/ 08:44 WITA


Oleh: Tim HNM, Haswan


Luwu Utara, Sulsel - Banjir bandang merendam dua kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Banjir terparah terjadi ditiga desa di Kecamatan Malangke Barat dan dua di Kecamatan Baebunta Selatan. Warga menyebut banjir kali ini lebih besar dari banjir bandang tahun 2020 yang menewaskan puluhan orang.


Tiga Desa di Malangke Barat diantaranya Desa Cenning, Limbong Wara dan Desa Wara. Sementara di Baebunta Selatan diantaranya Desa Lembang-Lembang dan Beringin Jaya.


"Personil sudah kami turunkan untuk ke lokasi melakukan evakuasi bagi warga yang mau mengungsi," kata Djunaidi, Kepala Kantor Basarnas Makassar, Rabu (30/8/2022).


Sementara data yang dihimpun menyebutkan tiga desa di Kecamatan Malangke Barat ketinggian air mencapai 1 meter. Jalan utama di tiga desa tersebut hanya dapat dilalui menggunakan perahu sampan. Aktifitas masyarakat lumpuh total.


"Kami sudah bergerak menuju lokasi untuk melakulan evakuasi warga," kata Usman Ali Ansar, Kepala Pos Basarnas Masamba.


Usman menambahkan warga saat ini sebagian sudah mengungsi ke rumah kerabatnya yang posisinya lebih tinggi atau rumah panggung.


Basarnas sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa yang wilayahnya dilanda banjir bandang untuk melakukan evakuasi.


"Semua fasilitas umum terendam. Warga butuh evakuasi, makanan dan air bersih," kata salah seorang warga korban banjir.


Akibat banjir bandang di Malangke Barat, satu rumah warga di Dusun Urukumpang, Desa Cenning hanyut tersapu banjir.




Previous Post Next Post