Kampung Tangguh Bebas Narkoba Bawa Polres Luwu Juara Satu tingkat Polda

 




Senin 23 Oktober 2023, 09:23 WITA


Oleh: Tim HNM, Marwan Simalla



Editor: Adi Barapi



Luwu, hnmindonesia.com - Satuan reserse narkotika Polres Luwu, Sulawesi Selatan terpilih menjadi pemenang pertama dalam pengelolaan kampung tangguh bebas narkotika se provinsi Sulawesi Selatan.



Polres Luwu mengalahkan 24 Polres jajaran Polda Sulawesi Selatan. Polres Luwu nantinya akan mewakili Polda Sulsel ke tingkat mabes Polri.



"Iya alhamdulillaah kampung tangguh bebas narkotika Polres Luwu juara 1 tingkat Polda Sulsel, dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga Polres Luwu meraih juara," kata IPTU Abdianto, Kasatres Narkoba Polres Luwu, Senin (23/10/2023).



Abdianto memaparkan indikator yang membawa Polres Luwu juara 1, diantaranya struktur organisasi pengurus kampung tangguh bebas narkotika yang lengkap.



"Setiap pekan kami lakukan sosialisasi, pencegahan hingga penindakan, jadi sasaran kita tidak hanya narkotika, tapi juga ke miras dan gangguan kamtibmas," ujarnya.


Desa Lamunre Tengah kata Abdi, adalah desa yang berada di pusat ibukota Kabupaten Luwu, di Desa ini terdapat permukiman padat penduduk sehingga berpotensi terjadi gangguan kamtibmas serta penyalahgunaan narkotika.


"Pengurus kampung tangguh bebas narkoba ini punya SK Bupati terdiri dari berbagai unsur, tapi kita utamakan perlibatan masyarakat, tujuannya tentu saja peran aktifnya dalam sosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkotika," katanya.



Masyarakat Desa Lamunre Tengah kata Abdi, cukup terbantu dengan hadirnya kampung tangguh bebas narkotika, sebab masyarakat bisa langsung mengadu ke pemerintah desa jika menemukan warga yang menyalahgunakan narkotika.



Ismail Wahid, tokoh pemuda di Luwu berharap agar desa-desa lain di Kabupaten Luwu, bisa belajar ke desa Lamunre Tengah dalam pengelolaan  kampung tangguh bebas narkotika.



"Karena kita ketahui bersama, penyalahgunaan narkotika saat ini makin memprihatinkan, sampai ke kalangan remaja dan pelajar," kata Ismail Wahid.


Dari itu, Ismail berharap seluruh desa di Luwu bisa sama-sama mencegah massifnya peredaran serta penyalahgunaan narkotika.




Previous Post Next Post