Tim READSI Luwu, Pantau Penanaman Kakao di Bupon dan Bua

  





Laporan: Nurfauzan, Luwu

HNM Indonesia.com
, Tim Monitoring dan Evaluasi District Programme Management Office (DPMO) program READSI Kabupaten Luwu pada minggu pertama April 2021 telah melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan di 6 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Luwu yang melaksanakan program Rural Empowerment Agricultural Depelovment Scaling up Initiation (READSI) dipimpin langsung Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Albaruddin A Picunnang, Sp, MSi.

Salah satu obyek yang di monitoring dan evaluasi adalah kelompok penerima manfaat komoditi kakao, dimana komoditi ini merupakan komoditi pilihan wajib untuk program Readsi wilayah Luwu Raya. 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Albaruddin Andi Picunang, mengatakan, sebagian besar, petani sudah menanam bibit kakaonya.

"Hasil monev di lapangan rata-rata kelompok tani sudah menanam bibit kakao yang dipesan lewat program ini, walau kenyataan masih ada ditemukan bibit kakao yang belum tuntas ditanam dengan alasan belum sempat, namun mereka janji akan melanjutkan menanam kembali setelah selesai panen padi di bulan april ini," kata Albaruddin, Jumat 16/04/21.

Demikian pula dipertanaman masih ditemukan cara tanam yang belum memenuhi kriteria Good Agricultural Practise (GAP) untuk budidaya kakao karena tidak disertai dengan penanaman pohon pelindung.

semua itu jadi bahan evaluasi bagi pelaksana di tingkat lapangan baik penyuluh pendamping dan fasiltator desa agar menjalin kerjasama yang lebih baik dalam melakukan pengawalan dan pendampingan di tingkat petani dan dilahan usahataninya dalam menerapkan praktek pertanian yang baik sebagaimana materi yang didapatkan dalam sekolah lapang.

Karena sasaran pemberdayaan ini adalah peningkatan kesejahteraan rumah tangga petani dari dampak usahatani yang ditekuninya. (*)
Previous Post Next Post