Tranding

15 June 2021

Sampah Menumpuk di Penggoli, Begini Komentar Kadis Lingkungan Hidup Kota Palopo


HNMIndonesia.com
-- Kebersihan lingkungan menjadi salah satu prioritas pemerintah Kota Palopo dalam mewujudkan Kota yang ramah lingkungan dengan slogan Palopo Mapaccing

Baru-baru ini Bertempat di Kelurahan Penggoli, Kecamatan Wara Utara Kota Palopo, nampak terlihat tumpukan sampah menuju arah jalan lingkar timur.

Dari Pantauan Awak media, Selasa, 15 Juni 2021,  tumpukan sampah tersebut didominasi plastik bekas, seperti botol plastik dan sampah lainnya.

Sampah itu terbungkus oleh kantong plastik yang diduga sengaja dibuang oleh warga yang tidak bertanggung jawab.

Dikarenakan hal demikian warga dengan leluasa menjadikan lokasi itu sebagai tempat pembuangan sampah meski itu dilarang.

Melihat Banyaknya tumpukan sampah tersebut, Niwil (24) Warga yang melintas sangat menyayangkan perilaku sebagian masyarakat yang tidak sadar akan pentingnya menjaga kondisi lingkungan hidup dengan tidak membuang sampah ditempat yang tidak semestinya.

Menurutnya, penumpukan sampah sangat mengganggu Ketertiban warga yang melintasi area tumpukan sampah tersebut

"Ini sangat disayangkan sekali, sangat mengganggu. kalau kita lewat jalan itu. Apalagi dilokasi itu tidak jauh dari warung-warung penjualan makanan", ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo, Hj. Sitti Baderia, Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengungkapkan kekecewaan kepada sebagian masyarakat yang kurang bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Iye nak, Insyallah besok petugas kebersihan kesana nak. Memang disitu sudah berapa kali mi dibersihkan, sudah dipasangkan juga papan informasi dilarang buang sampah. Tapi warga tidak peduli dengan kebersihan, para petugas kebersihan juga pasti capek", Ucapnya

Sekedar untuk diketahui, Tim pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo beroperasi hingga malam hari.  Sebagai masyarakat yang cinta akan kebersihan sangat perlu untuk senantiasa menjaga kondisi lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang semestinya.

Laporan : Arzad, Palopo.

Newer Post Older Post Home

HNM Indonesia